Posted by: blogklipingppshk | January 15, 2009

Gubernur Lantik Pejabat SOPD Baru

pelantiikan-pejabat-esselon3

Bukan Kabinet Balas Dendam

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis menegaskan penempatan pejabat yang mengisi struktur organisasi perangkat daerah bukan sebagai bentuk balas dendam politik. Hal ini disampaikannya saat melantik sekitar 50 pejabat eselon dua di Balai Petitih Kantor Gubernur, Rabu (14/1). “Tidak ada balas dendam. Kalau saya balas dendam, habis ini saya sikat. Karena perintah Tuhan mengatakan berdamailah engkau dengan semua umat manusia. Saya tidak terima beking-bekingan. Ini bukan kehendak saya, tapi peraturan yang mengharuskan demikian,” kata Cornelis. Ia menambahkan, penetapan kepala unit kerja sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 41/2007 tentang SOPD yang ditindaklanjuti dengan menyusun peraturan daerah. “Prosesnya panjang dan melelahkan. Tapi semua bisa berjalan dengan baik. Peraturan gubernur juga dibuat sehingga jadilah hari ini pelantikannya,” tambahnya. Dari 50 pejabat yang dilantik, ada beberapa yang masih menempati jabatan sebelumnya. Di antaranya, Fathan A Rasyid sebagai Ketua Bappeda, Abdul Manaf Mustafa sebagai Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Hazairin sebagai Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura, Idwar Hanis sebagai Kepala Dinas Perkebunan, Budi Haryanto sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Darwin Muhammad sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah, Maksum Jauhari sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dan Ibnu Setiawan sebagai Sekretaris DPRD Kalbar. Cornelis juga mempromosikan wajah baru dalam kabinetnya. Ada Dody Wardaya yang diangkat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Sebelumnya Dody memimpin Kantor Perwakilan Kalbar di Jakarta. Ada juga Moses Ahie yang dulunya sebagai staf di Badan Persiapan Pengelolaan Kawasan Khusus Perbatasan diangkat sebagai Komandan Polisi Pamong Praja. Selain itu, ia juga mempromosikan sejumlah pejabat dari kabupaten/kota. Ada Jakius Sinyor dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum Landak diangkat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Akim dari Dinas Pendidikan Sintang diangkat sebagai Kepala Dinas Pendidikan, DL Denny dari Dinas Perhubungan Kapuas Hulu diangkat sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika, kemudian John Itang dari Inspektur Kabupaten Landak dipromosikan sebagai Inspektur Provinsi. Tri Budiarto-Rudi Bachtiar Diminta Bersabar Ada dua pejabat yang tidak ikut serta dilantik kemarin. Mereka adalah Tri Budiarto, kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan dan Rudi Bachtiar, kepala Dinas Pekerjaan Umum. “Bagi yang belum dilantik hari ini, tolong bersabar. Saya tidak balas dendam. Saya diajarkan untuk berdamai dengan semua orang,” katanya terkait tidak masuknya dua orang tersebut dalam kabinetnya. Namun, Cornelis masih memberi peluang kepada yang belum dilantik. “April atau Juni bisa ditetapkan. Tidak akan ada balas dendam. Tolong bersabar,” tambahnya. Ia juga meminta masyarakat memahami penempatkan Oscar Primadi sebagai Direktur Rumah Sakit Jiwa Provinsi. “Ia memang seorang dokter gigi. Tapi yang penting bagaimana membangun manajemen organisasi di lembaga itu. Harus dipahami sebagai satu kemajuan. Jabatan apapun kalau ditekuni, pasti sukses,” katanya. Tri Budiarto yang diminta pendapatnya usai pelantikan tidak mau berkomentar banyak. Namun ia bisa menerima apa yang sudah diputuskan Gubernur Cornelis. “Sebagai seorang staf saya menerimanya. Tidak masalah,” kata Tri Budiarto. Sementara Rudi Bachtiar tidak hadir dalam pelantikan tersebut. (mnk)

Sumber : Pontianak Post, 15 januari 2009


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: